Arsip untuk Juli, 2008

acara anak dan film kartun

Posted in what ever thing.. on Juli 22, 2008 by riansyah66

Sebagai media massa, tayangan televisi memungkinkan bisa ditonton anak-anak termasuk acara-acara yang ditujukan untuk orang dewasa. Saat ini setiap stasiun televisi telah menyajikan acara-acara khusus untuk anak. Walaupun acara khusus anak tersebut masih sangat minim, persentase acara televisi yang secara khusus ditujukan bagi anak-anak relatif kecil, hanya sekitar 2,7 s.d. 4,5% dari total tayangan yang ada. Yang lebih menghawatirkan lagi ternyata persentase kecil inipun materinya sangat menghawatirkan bagi perkembangan anak-anak.

Tayangan televisi untuk anak-anak tidak bisa dipisahkan dengan film kartun. Karena jenis film ini sangat populer di lingkungan mereka, bahkan tidak sedikit orang dewasa yang menyukai film ini. Jika kita perhatikan, film kartun masih didominasi oleh produk film import. Tokoh seperti Batman, Superman, Popeye, Mighty Mouse, Tom and Jerry, atau Woody Woodpecker begitu akrab di kalangan anak-anak. Begitu pula film kartun Jepang, seperti Dora Emon, Dragon Ball, Naruto, OnePeace dst. sangat populer dan bahkan mendominasi tayangan stasiun televisi kita. Sayangnya dibalik keakraban tersebut, tersembunyi adanya ancaman.

Jika kita perhatikan dalam film kartun yang bertemakan kepahla-wanan misalnya, pemecahan masalah tokohnya cenderung dilakukan dengan cepat dan mudah melalui tindakan kekerasan. Cara-cara seperti ini relatif sama dilakukan oleh musuhnya (tokoh antagonis). Ini berarti tersirat pesan bahwa kekerasan harus dibalas dengan kekerasan, begitu pula kelicikan dan kejahatan lainnya perlu dilawan melalui cara-cara yang sama.

Perbedaan budaya, ideologi, dan agama negara produsen film dengan negara kita jelas akan mewarnai terhadap subtasi film tersebut. Karena film dimanapun tidak sekedar tontonan belaka, ia dapat membawa ideologi, nilai, dan budaya masyarakatnya. Misalnya, mungkin Satria Baja Hitam atau Power Ranger mempunyai andil besar atas terbentuknya sikap keberanian dan anti kezaliman, Tetapi keberanian yang dibutuhkan rakyat Indonesia dan anak Jepang jelas berbeda, paling tidak dalam kehidupan sehari-harinya. Dalam keseharian masyarakat kita mensyaratkan keberanian ‘apa adanya’ tanpa tersembunyi dibalik kecanggihan teknologi, Sehingga diharapkan akan tertanam sikap berani dalam berkreasi sesuai dengan lingkungan di sekitarnya, Sebaliknya keberanian di Jepang dalam lingkungan masyarakatnya sudah ditunjang dengan teknologi yang canggih, Kondisi ini apabila dipandang sama, dihkawatirkan akan melahirkan generasi yang cengeng dan mudah menyerah, Begitu pula aspek-aspek lain masih banyak yang kurang sesuai dengan kondisi sosial budaya dan alam Indonesia.

Program anak-anak memang diharapkan dapat menanamkan nilai, norma, krativitas, dan kecerdasan yang ‘membumi’ atau sesuai dengan lingkungan disekitarnya. Hal ini pada akhirnya diharapkan dapat membentuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan jati diri dan budaya bangsa Indonesia, sehingga mereka menjadi bangga sebagai warga negara Indonesia.

Film Kartun Spongebob Promosikan Homoseksual?

Posted in what ever thing.. on Juli 22, 2008 by riansyah66

Ini sumbernya dari mana?
Knapa gak disebutin sih?

Was
Heru
— Satrio Arismunandar
<satrioarismunandar-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx>
wrote:

> —– Original Message —–
> From: “clow_bdg” <clow_bdg-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx>
> To: <free4kom-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx>
> Sent: Saturday, January 29, 2005 8:06 PM
> Subject: [free4kom] Film Kartun Spongebob Promosikan
> Homoseksual?
> >
> > Salam & Info Oleh : Redaksi 25 Jan 2005 – 11:50 am
> >
> > Sebuah film kartun yang paling digemari anak-anak
> SpongeBob, dicurigai para peneliti telah
> mempromosikan
> gaya hidup gay dan homoseksual pada anak-anak.
> >
> > Sejumlah media massa AS melaporkan bahwa kartun
> Spongebob yang paling digemari anak-anak sekarang
> ini
> mempomosikan homoseksualitas. “Ada yang ganjil”,
> kata
> Alex Fung, seorang desainer di New York kepada
> media,
> “Ia tak begitu menampakkan karakter maskulin,
> terlalu
> lembut”.
> >
> > Ketika pencipta kartun Spongebob dan pengisi
> suaranya, Stephen Hillenburg dan Tom Kenny
> diwawancarai untuk acara talkshow di TV atau radio,
> mereka selalu menghindar ketika diminta menjelaskan
> orientasi seksual mereka. Hillenburg bersikukuh
> menolak bahwa tokoh kartunnya diarahkan menjadi gay.
> >
> > Tetapi para penggemarnya mengungkapkan bahwa
> karakter-karakter yang diperlihatkan oleh Spongebob
> sebagai ciri-ciri homoseksualitas a.l: Flamboyan,
> penuh emosi, selalu telihat periang dan tak jarang
> bernyanyi bersama rekan prianya, Patrick dan teman
> wanitanya yang berotot, Sandy Squirrel.
> >
> > “Aku harus selalu memesan ulang hal ini berulang
> kali lebih dari yang bisa kuhitung, “kata Roger
> Roth,
> seorang pemilik toko kedai yang baru  di Manhattan,
> mengomentari boneka-boneka Spongebob yang selalu
> menyanyikan kata, “go self.”
> >
> > Dalam sebuah VCD baru yang dibagikan kepada 61.000
> ribu sekolah di seluruh negeri, para aktivis
> homoseksual menggunakan karakter- krakter TV populer
> untuk anak-anak seperti Spongebob squarepants dan si
>
> dinosaurus Barney untuk mendoktrin anak-anak supaya
> mereka nanti mengikuti gaya hidup mereka.
> >
> > Distribusi kartun ini, yang disponsori oleh FedEx,
> akan bersamaan dengan tayangan video 11 Maret dengan
> Nickelodeon, PBS dan saluran Disney dalam acara hari
> peringatan nasional “We Are Family”.
> >
> > Peneliti AFA, Ed Vitagliano, melihat proyek itu
> sebagai pintu gerbang memasuki diskusi sekunder
> tentang homoseksualitas, sambil menekankan bahwa
> lembaga/yayasan itu memiliki sebuah ikrar toleransi
> dalam websitenya yang menyebutkan bahwa anak-anak
> didorong untuk berani menunjukkan jati diri mereka
> termasuk tentang orientasi seksual mereka
> > .
> > “Ketika kita tengah menginginkan agar setiap orang
> menghormati keyakinan orang lain, kita tidak
> menganggap kartun ini tepat untuk tayangan anak-anak
> sebagai upaya mendoktrinasi mereka agar menerima
> homoseksualitas,” katanya.
> >
> > Vitagliano menyatakan bahwa lembaga / yayasan itu
> tengah mempekerjakan sebuah dengan figur/idola
> anak-anak semisal Arthur, Dora the Explorer, JoJo,
> Clifford the Big Red Dog, Big Bird dan Bob the
> Builder.
> >
> > Tujuannya adalah mengajak anak-anak agar masuk
> dalam
> website lembaga itu, dan disana mereka akan
> dijelaskan
> lengkap tentang homoseksualitas, katanya.
> >
> > Seorang produser video, Christopher Cerf, menyebut
> video itu sebagai sebuah peristiwa yang tak terduga.
> >
> > “Untuk pertama kalinya, karakter-karakter yang
> berasal dari anak- anak populer muncul bersamaan
> dalam
> sebuah video yang sama”, katanya dalam  rilis berita
> November, Para produser dan aktornya menjalankan dan
>
> menyampaikan pesan proyek itu.”
> >
> > Lembaga We Are Family didirikan oleh penulis lagu
> dan penyanyi bersaudara, Nile Rodgers, yang menulis
> lagu hit dan direkam pada tahun 1979 oleh Sister
> Sledge. Videonya didanai dengan dana bantuan dari
> Toni
> Mendez Shapiro estate.
> >
> > Kerjasama dan persatuan adalah nilai terpenting
> yang
> bisa ajarkan kepada anak-anak, ” kata Rodgers, “Kami
> yakin ini adalah inti dari langkah pertama untuk
> mencintai tetangga.”
> >
> > Lembaga We Are Family menyebutkan beberapa
> mitranya
> dalam produksi video ini a.l ; Anti-Defamation
> League
> (Liga Anti Fitnah), Crown Theatres, Disney Channel,
> FedEx, Nickelodeon, HIT Entertainment, Nile
> Rodgers/Sony Publishing/The Bernard Edwards
> Estate/Warner Chapel, Nelvana, PBS, Scholastic,
> Sesame
> Workshop, Toni Mendez Shapiro Estate dan WGBH-T di
> Boston.
> >
> > Film Spongebob, Dora The Explorer dan Marsupilami
> adalah film animasi yang paling digemari anak-anak
> Indonesia saat ini mengalahkan film kartun Mickey
> Mouse atau Teddy The Bear.
> >
> > Tingginya minat anak-anak terhadap film tersebut
> memberikan inspirasi para pengusaha untuk mendesain
> model baju tokoh kartun “Dora The Explorer”.
> Termasuk
> boneka Spongebob banyak digandrungi anak-anak.

Keracunan film kartun

Posted in what ever thing.. on Juli 22, 2008 by riansyah66

“Dek kalo kamu udah besar mau jadi apa???”

“Jadi spongebob mas…..”

“Lhoooo”

Pertanyaan sama jawaban di atas adalah kenyataan, waktu itu aku tanyain ma adekku, waduh-waduh anak- anak sekarang sudah gila nonton pelm karton, sampe cita-citanya jadi tokoh kartun yang ada di tipi. padahal kalo jamanku kecil dulu cita-cita yang bagus kaya dokter, pilot, programmer(emang anak kecil udah tau apa itu programmer).

Dulu, ada si unyil yang jadi idola saya, nah sekarang ganti jadi naruto yang notabene terlalu khayal, banyak di antara orang-orang ,bukan anak kecil aja yang udah keracunan nonton film kartun , yang paling ditakutin mereka nanti menghubungkan, atau menggunakan cara-cara film kartun untuk kehidupan nyata. . ..

Sekarang kesimpulan ada ditangan kamu semua yang baca. . . . .

ROSSI AKHIRI PUASA

Posted in sport on Juli 22, 2008 by riansyah66

MotoGP CINA
Senin, 5 Mei 2008 pukul 6:39:19 WIB

Valentino Rossi, kemenangan pertama musim ini.
Valentino Rossi, kemenangan pertama musim ini.
Foto: AFP

 Shanghai, BOLASportsLine/crash Puasa kemenangan selama tujuh seri akhirnya diakhiri Valentino Rossi di GP Cina, Minggu (4/5). Rossi membawa motor Yamaha M1-nya melintasi garis finis di urutan pertama setelah memimpin lomba sejak lap ke-6. Urutan kedua dan ketiga ditempati pembalap Honda, Dani Pedrosa, dan pembesut Ducati, Casey Stoner.Lomba di sirkuit Shanghai yang sempat dibasahi hujan di pagi hari, diwarnai kekhawatiran para pembalap. Pasalnya, mereka harus bisa menentukan jenis ban dan setelan motor yang tepat untuk melibas trek yang agak basah. Selain itu, panitia lomba pun sempat menyatakan hujan akan kembali turun di pertengahan lomba.

Semua pembalap, termasuk Rossi, akhirnya berlaga menggunakan ban slick. Pilihan ini tepat lantaran lomba sepanjang 22 putaran tidak diganggu hujan.

Pedrosa sempat memimpin di awal lomba sebelum diambil alih Rossi di lap ke-6. Sisa cerita lomba kontan hanya fokus pada duel antara Valentino Rossi dan Dani Pedrosa yang tampil habis-habisan. Sementara, Stoner yang diprediksi bakal kembali mendominasi trek Shanghai, tidak mampu menguntit Rossi-Pedrosa. Rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo, tidak mampu berbicara banyak akibat cedera tangan dan kaki akibat kecelakaan pada sesi latihan Jumat.

Rossi akhirnya finis di urutan pertama dengan catatan waktu 44 menit 08.061 detik. Pedrosa yang tidak sekalipun memimpin lomba sejak disalip Rossi menempati podium kedua.

“Saya sangat bahagia. Sudah lama tidak merasakan kemenangan,” kata Rossi.

“Saya merasa yakin dengan motor saya sejak lap pertama. Start saya tidak begitu buruk. Dan setelah berada di depan, saya bisa menjaga ritme lomba,” tambahnya.

Meski kemenangan ini adalah yang ke-62 buat Rossi, namun momen kali ini begitu spesial buat Rossi. Ini adalah kemenangan pertamanya setelah merasakan podium puncak GP portugal musim lalu.

Hasil ini tidak merubah posisi Rossi di tangga ketiga klasemen. Namun, finis kedua mengatrol posisi Pedrosa ke puncak klasemen menggeser Lorenzo ke posisi kedua.

Slank Digandeng KPK Berantas Korupsi

Posted in musik ku.. on Juli 22, 2008 by riansyah66

JAKARTA - Slank tak hanya sibuk konser menghibur para Slankers. Grup band ini digandeng KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memberantas korupsi.

Senin (24/3/2008) siang ini, Slank menggelar konser bertajuk “Bangkit Lawan Korupsi” di depan kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Di bawah terik matahari, Slank menyanyikan beberapa lagu bertema sosial. Antara lain Sunkin Politex, Tuan Kota, Birokrasi Kompleks, Apatis Blues, dan Memang.

Walau tak ada Slankers (penggemar Slank), band yang dimotori Kaka dan Bimbim ini tetap semangat menghibur penonton yang merupakan pegawai KPK.

“Kita full mem-back up KPK dan kita akan berusaha menyadarkan bahwa korupsi merupakan sebuah pengkhiatan. Kita sangat geram dengan korupsi yang masih merajalela,” jelas Kaka.

Dalam kegiatan ini, Slank tidak dibayar KPK dan tidak ada perjanjian kontrak. Bahkan, dalam pembuatan CD lagu bertema Anti Korupsi “Not For Self”, Slank merogoh sendiri biaya dari koceknya.

“Yang pasti kita menolak korupsi dan tidak mau menjadi pengkhiat bangsa,” tegasnya.(ang)

Slank Tak Bosan Suarakan Hati Rakyat

Posted in musik ku.. on Juli 22, 2008 by riansyah66

JAKARTA – Grup band Slank bisa dibilang musisi yang cukup vokal menyuarakan suara rakyat melalui musik. Slank mengaku tidak akan pernah bosan menjadi penyambung lidah rakyat Indonesia.

“Kita tidak akan bosan dan akan selalu mengampanyekan suara rakyat seperti antikorupsi. Kita mencoba menyuarakan apa yang kita dengar dan suara rakyat adalah suara Tuhan,” tegas drummer Slank, Bimbim, saat ditemui di Zerah Senayan, Jalan Asia Afrika IX, Jakarta Selatan, Kamis (3/7/2008) kemarin.

Sebagai musisi, Slank menyuarakan dukungannya terhadap demokrasi bangsa melalui musik. Salah satunya, dengan tampil di acara musik Soundrenaline bertema Free Your Voice.

“Tampil di sebuah acara musik merupakan salah satu bentuk kampanye kita atas sesuatu yang kita bicarakan. Ini adalah bentuk lain dari menyuarakan demokrasi,” tambah Bimbim.

Merasa tema acara tersebut sesuai dengan misi Slank, para personel mengaku tidak banyak persiapan untuk tampil di sana.

“Tidak ada yang berbeda dengan apa yang kita suarakan selama ini. Tanpa latihan banyak, kita sudah siap,” tandas Abdee, gitaris Slank.(lsi)

Slank Gelar ‘Slankers Day’

Posted in komunitas on Juli 22, 2008 by riansyah66

JAKARTA – Kelompok musik Slank menggelar acara khusus bagi penggemarnya. Acara yang diberi tajuk “Slankers Day” itu digelar pada Minggu 6 Juli sejak pagi hingga sore hari.

 

Menurut pentolan grup itu, Bimbim, acara ini merupakan ajak berekspresi dan berkreativitas bagi Slankers. “Dari dulu mereka cuma datang ke sini melihat kita. Sekarang saatnya kita memberikan kesempatan buat mereka untuk berkreativitas,” ucap Bimbim di markas Slank di Gang Potlot, Jakarta, Jumat  (4/7/2008).

 

Dalam acara itu, sebanyak 10 kelompok band dari kalangan Slankers akan dihadirkan. Mereka adalah band terbaik dari seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Tengah, dan Sulawesi. Lagu-lagu yang akan dibawakan pun merupakan ciptaan mereka sendiri.

 

“Ini kontes bukan untuk mencari pemenang, semuanya menang. Ini sekaligus sebagai ajang ekonomi, karena nanti Slankers juga jualan merchendice,” jelasnya.

(jri)

Inter Selangkah Lagi Dapatkan Quaresma

Posted in sport on Juli 22, 2008 by riansyah66
Gelandang sayap FC Porto Ricardo Quaresma dikabarkan tinggal selangkah lagi akan bergabung bersama dengan jawara Serie A Inter Milan.
Inter memang mengincar Quaresma sejak beberapa waktu belakangan ini guna memperkuat sektor sayap mereka, dimana Luis Figo sudah termakan usia.

 

Menurut kabar yang dilansir La Gazzetta dello Sport, agen Quaresma, Jorge Mendes, pada hari Senin (21/7) waktu setempat terbang ke Milan untuk bernegosiasi dengan Inter.

Porto sendiri diketahui meminta uang transfer sebesar 40 juta euro untuk mantan punggawa Barcelona ini, namun Inter ingin harga yang lebih murah.

Ketertarikan Inter terhadap Quaresma juga tak lepas dari sosok pelatih anyar mereka Jose Mourinho yang juga sama-sama berkebangsaan Portugal.

“Saya tertarik untuk memilikinya, tetapi ia bermain untuk Porto dan saya merupakan pelatih Inter. Saya pikir pemain akan senang datang ke sini,” tukas Mourinho.

Bila jadi bergabung dengan Inter maka Quaresma akan menjadi rekrutan kedua Mourinho setelah sebelumnya ia mendatangkan Alessandro Mancini dari AS Roma.

Reggae Membawa Damai

Posted in komunitas on Juli 18, 2008 by riansyah66
Reggae Membawa Damai
Rosmita
 
Tony Q Rastafara: Lebih damai dengan musik reggae.
(iPhA/Wirasatria)
 

Inilah.com, Jakarta – Penggila musik reggae atau biasa disebut rastaman masih eksis di pergaulan musik Tanah Air. Komunitas ini kian berkembang seiring dengan sejumlah musisi Indonesia yang mulai menggeluti musik bernuansa reggae.

 

 

Iwan Fals mempelopori kebangkitan kembali reggae di Indonesia melalui album 50:50. Selain Iwan, sejumlah grup musik juga melahirkan tembang berbalut reggae, seperti Slank, Ello, Pas Band, dan juga Steven & The Coconuttreez yang sukses dengan judul lagu Welcome To My Paradise.

Kebangkitan reggae juga menyulut kembali aktivitas komunitas para penggemarnya. Sebut saja komunitas Friendscoconuttrez. “Komunitas Friendcoconuttrez saat ini sudah mencapai 600 orang untuk daerah Jakarta Barat saja. Juga tersebar di tempat lain di wilayah Jakarta,” kata Steven, anggota Steven & The Coconuttrezz kepada Inilah.com.

Band yang sudah tiga tahun berkonsentrasi pada aliran reggae ini telah menelurkan dua album. Mereka terinspirasi oleh Bob Marley dan juga 311. Mengapa grup musik ini memilih genre reggae sebagai identitas?

�Alasan Steven & Coconuttezz memilih aliran ini adalah karena keinginan untuk membangkitkan semangat kalangan bawah. Tema sosial yang diusung band mendatangkan kepuasan tersendiri bagi kami. Kami berharap musik ini tidak hanya akan booming, di dalam negeri saja, tapi juga ke mancanegara,” jelas Steven. Grup ini memang sedang sibuk syuting untuk video klip album terbaru sekaligus merencanakan rangkaian tur ke Eropa dan Jepang.

Komunitas reggae memang masih minim keberadaannya. Meski dalam jumlah anggota yang tidak banyak, namun penyuka musik itu terbilang memiliki loyalitas tinggi.

Lihat saja sejumlah kafe yang menggelar musik reggae selalu tidak pernah sepi pengunjung. Kerumunan rastaman dengan suka cita ‘menghipnotis’ diri dalam alunan musik reggae.

Begitu pula yang terjadi di kafe BB�s di bilangan Menteng, yang menyuguhkan musik aliran reggae. Acara rutin tiap Rabu dan Jumat ini, seolah menjadi tempat yang damai untuk bersantai bagi para pemuja aliran reggae.

Musik reggae dianggap sebagai musik pemberontak yang mengkritisi pemerintahan, pejabat, maupun oknum-oknum yang dianggap telah menindas rakyat kecil. Barisan lirik kata yang tajam menjadi bagian dari idealisme reggae. Karena dianggap kurang bersahabat dengan dunia bisnis, pihak label rekaman seringkali tidak ingin merekrut musisi reggae sebagai rekan bisnis.

Kekentalan idealisme ini menyebabkan sejumlah musisi dari aliran berbeda lantas hijrah ber-reggae-ria dan lantas melahirkan komunitas yang beranggota tidak sedikit. Seperti Tony Q Rastafara, misalnya. �Awalnya saya main aliran musik rock dan blues. Tetapi ternyata saya memilih aliran reggae karena sesuai dengan jiwa saya. Susah memang memainkan musik aliran ini. Tetapi untuk kepuasan batin, kenapa tidak diperdalam?� tutur Tony Q Rastafara kepada Inilah.com.

Tony mengaku terinspirasi Bob Marley dan teramat menyukai single lawas No Women No Cry.

“Album saya berisikan lirik-lirik dengan tujuan mengkritik dan menyadarkan suara manusia. Bukan hanya sisi personal pemerintah saja yang saya sentil. Yah, lebih cool dan santai aja. Sesuai karakter musik reggae itu sendiri,� kata Tony sambil tertawa.

Sejumlah perusahaan rekaman boleh saja enggan bekerjasama dengan musisi reggae yang dianggap kerap nyleneh. Namun, alunan nada reggae tetap mampu menyelinap di dalam relung-relung hati manusia yang haus akan suasana damai. Apalagi kini mulai banyak tembang reggae yang memilih lirik lembut dengan kosakata santun.

UNESCO Kukuhkan Keris Indonesia Sebagai Warisan Dunia

Posted in news on Juli 18, 2008 by riansyah66

17 Juli 2008 | 15:59 WIB

Denpasar ( Berita ) :  UNESCO yang merupakan organisasi bidang pendidikan dan kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengukuhkan keris Indonesia sebagai karya agung warisan kemanusiaan milik seluruh bangsa di dunia.

“Dunia telah mengakui keberadaan keris Indonesia, sekaligus mendapat penghargaan dunia sejak 25 Nopember 2005,” kata pendiri sekaligus Direktur Museum Neka Ubud, Pande Wayan Suteja Neka, Kamis [17/07].

Ia mengatakan, sejumlah negara antara lain Singapura, Brunei Darussalam dan Filipina, hingga kini belum berhasil mengukuhkan kerisnya untuk diakui dunia.

Keris Indonesia, termasuk Bali, diakui sebagai karya agung warisan dunia mendorong menjadikan keris untuk menambah koleksi museum yang telah dirintisnya sejak 26 tahun silam.

“Sejak tahun 1970 saya telah memburu dan mengoleksi keris, namun baru ada keinginan untuk dijadikan koleksi museum bersama 413 koleksi lukisan dan patung,” tutur Suteja Neka.

Tambahan 218 keris tersebut merupakan hasil seleksi secara ketat yang dilakukan pakar dan pejuang keris (Mpu) Indonesia Ir Haryono Haryoguritno dan Sukoyo Hadi Nagoro.

Keris merupakan senjata tradisional yang sangat berperan dalam kehidupan manusia pada jaman dahulu hingga sekarang. Kebiasaan memanfaatkan senjata keris sebagai senjata, benda berwasiat dan kelengkapan upacara keagamaan telah membudaya dalam kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakan Hindu di Bali.

“Keris yang dijadikan koleksi museum karena unsur keindahan dan seni, bukan karena berwasiat,” ujar Suteja Neka.

Ia merupakan pewaris pembuat peralatan perang, khususnya keris bertuah, bahkan leluhurnya Pande Pan Nedeng adalah Mpu Keris dari Kerajaan Peliatan-Ubud semasa Raja Peliatan ke-3, Ida Dewa Agung Djelantik yang menduduki tahta pada abad 19 (1823-1845).

Pande Wayan Neka (1917-1980), ayah Pande Wayan Suteja Neka, dikenal sebagai seniman patung dengan karya-karya yang unik dan bermutu, antara lain patung garuda yang dibuat setinggi tiga meter untuk New York World Fair, Amerika (1964).

Lewat museum Neka yang dirintis 26 tahun silam diharapkan mampu melestarikan dan mengembangkan keris sebagai karya agung yang keberadaannya kini telah diakui dunia, harap suteja Neka. ( ant )