Arsip untuk komunitas kategori

Slank Gelar ‘Slankers Day’

Posted in komunitas on Juli 22, 2008 by riansyah66

JAKARTA – Kelompok musik Slank menggelar acara khusus bagi penggemarnya. Acara yang diberi tajuk “Slankers Day” itu digelar pada Minggu 6 Juli sejak pagi hingga sore hari.

 

Menurut pentolan grup itu, Bimbim, acara ini merupakan ajak berekspresi dan berkreativitas bagi Slankers. “Dari dulu mereka cuma datang ke sini melihat kita. Sekarang saatnya kita memberikan kesempatan buat mereka untuk berkreativitas,” ucap Bimbim di markas Slank di Gang Potlot, Jakarta, Jumat  (4/7/2008).

 

Dalam acara itu, sebanyak 10 kelompok band dari kalangan Slankers akan dihadirkan. Mereka adalah band terbaik dari seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Tengah, dan Sulawesi. Lagu-lagu yang akan dibawakan pun merupakan ciptaan mereka sendiri.

 

“Ini kontes bukan untuk mencari pemenang, semuanya menang. Ini sekaligus sebagai ajang ekonomi, karena nanti Slankers juga jualan merchendice,” jelasnya.

(jri)

Reggae Membawa Damai

Posted in komunitas on Juli 18, 2008 by riansyah66
Reggae Membawa Damai
Rosmita
 
Tony Q Rastafara: Lebih damai dengan musik reggae.
(iPhA/Wirasatria)
 

Inilah.com, Jakarta – Penggila musik reggae atau biasa disebut rastaman masih eksis di pergaulan musik Tanah Air. Komunitas ini kian berkembang seiring dengan sejumlah musisi Indonesia yang mulai menggeluti musik bernuansa reggae.

 

 

Iwan Fals mempelopori kebangkitan kembali reggae di Indonesia melalui album 50:50. Selain Iwan, sejumlah grup musik juga melahirkan tembang berbalut reggae, seperti Slank, Ello, Pas Band, dan juga Steven & The Coconuttreez yang sukses dengan judul lagu Welcome To My Paradise.

Kebangkitan reggae juga menyulut kembali aktivitas komunitas para penggemarnya. Sebut saja komunitas Friendscoconuttrez. “Komunitas Friendcoconuttrez saat ini sudah mencapai 600 orang untuk daerah Jakarta Barat saja. Juga tersebar di tempat lain di wilayah Jakarta,” kata Steven, anggota Steven & The Coconuttrezz kepada Inilah.com.

Band yang sudah tiga tahun berkonsentrasi pada aliran reggae ini telah menelurkan dua album. Mereka terinspirasi oleh Bob Marley dan juga 311. Mengapa grup musik ini memilih genre reggae sebagai identitas?

�Alasan Steven & Coconuttezz memilih aliran ini adalah karena keinginan untuk membangkitkan semangat kalangan bawah. Tema sosial yang diusung band mendatangkan kepuasan tersendiri bagi kami. Kami berharap musik ini tidak hanya akan booming, di dalam negeri saja, tapi juga ke mancanegara,” jelas Steven. Grup ini memang sedang sibuk syuting untuk video klip album terbaru sekaligus merencanakan rangkaian tur ke Eropa dan Jepang.

Komunitas reggae memang masih minim keberadaannya. Meski dalam jumlah anggota yang tidak banyak, namun penyuka musik itu terbilang memiliki loyalitas tinggi.

Lihat saja sejumlah kafe yang menggelar musik reggae selalu tidak pernah sepi pengunjung. Kerumunan rastaman dengan suka cita ‘menghipnotis’ diri dalam alunan musik reggae.

Begitu pula yang terjadi di kafe BB�s di bilangan Menteng, yang menyuguhkan musik aliran reggae. Acara rutin tiap Rabu dan Jumat ini, seolah menjadi tempat yang damai untuk bersantai bagi para pemuja aliran reggae.

Musik reggae dianggap sebagai musik pemberontak yang mengkritisi pemerintahan, pejabat, maupun oknum-oknum yang dianggap telah menindas rakyat kecil. Barisan lirik kata yang tajam menjadi bagian dari idealisme reggae. Karena dianggap kurang bersahabat dengan dunia bisnis, pihak label rekaman seringkali tidak ingin merekrut musisi reggae sebagai rekan bisnis.

Kekentalan idealisme ini menyebabkan sejumlah musisi dari aliran berbeda lantas hijrah ber-reggae-ria dan lantas melahirkan komunitas yang beranggota tidak sedikit. Seperti Tony Q Rastafara, misalnya. �Awalnya saya main aliran musik rock dan blues. Tetapi ternyata saya memilih aliran reggae karena sesuai dengan jiwa saya. Susah memang memainkan musik aliran ini. Tetapi untuk kepuasan batin, kenapa tidak diperdalam?� tutur Tony Q Rastafara kepada Inilah.com.

Tony mengaku terinspirasi Bob Marley dan teramat menyukai single lawas No Women No Cry.

“Album saya berisikan lirik-lirik dengan tujuan mengkritik dan menyadarkan suara manusia. Bukan hanya sisi personal pemerintah saja yang saya sentil. Yah, lebih cool dan santai aja. Sesuai karakter musik reggae itu sendiri,� kata Tony sambil tertawa.

Sejumlah perusahaan rekaman boleh saja enggan bekerjasama dengan musisi reggae yang dianggap kerap nyleneh. Namun, alunan nada reggae tetap mampu menyelinap di dalam relung-relung hati manusia yang haus akan suasana damai. Apalagi kini mulai banyak tembang reggae yang memilih lirik lembut dengan kosakata santun.

marjinal

Posted in komunitas dengan kaitan (tags) on Juli 18, 2008 by riansyah66

MARJINAL
Komunitas Marjinal lahir tidak lepas dari kondisi masyarakat yang tertindas. Dan perlu diketahui bahwa Marjinal tidaklah sebuah group band (walaupun rockstar semuanya he he hee) tetapi Marjinal lebih mengaktualisasikan dirinya debagai komunitas.
Marjinal juga terkenal sebagai Taring Babi, AFRA (Anti Fasis Anti Rasis), dan Tempe Quality. Ini mempunyai arti bahwa mereka ingin menghancurkan system kepakeman yang berlaku sekarang ini.
Marjinal adalah komunitas yang terbuka untuk siapa saja yang ingin ikut melawan penindasaan dengan acara yang independen, kreatif, dan adil.

Kegiatan
Selain bermusik, Marjinal juga terlibat aktif dalam gerakaan perlawanan terhadap system yang menghegemoni. Marjinal sering melakukan pengorginisiran dan bekerja sama dengan komunitas yang lain. Marjinal juga melakukan perlawanan lewat graffiti, cukil, sablun, emblem, pin, dan rumah komunitas marjinal selain sebagai ‘home base’ juga sebagai media pendidikan dan distro.

Kontak
a: Jl. Moh Kafi II, Gg Setiabudi No. 39,
Rt.11, Rw.8 Srengsengsawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan
12640, Indonesia
t: 021-7270666
e: taringbabi@yahoo.com

PUNK NOT DEAD

Posted in komunitas dengan kaitan (tags) , on Juli 17, 2008 by riansyah66
PUNK not DEAD
 Komunitas yang satu ini memang sangat berbeda sendiri dibandingkan dengan komunitas pada umumnya. Banyak orang yang menilai bahwa komunitas yang satu ini termasuk salah satu komuitas yang urakan, berandalan dan sebagainya. Namun jika dicermati lebih dalam banyak sekali yang menarik yang dapat Anda lihat di komunitas ini. Punk sendiri terbagi menjadi beberapa komunitas-komunitas yang memiliki ciri khas tersendiri, terkadang antara komunitas yang satu dengan komunitas yang lain juga sering terlibat masalah. Walaupun begitu mungkin beberapa komunitas Punk di bawah ini dapat mempengaruhi kehidupan Anda sehari-hari.Punk Community
Anarcho Punk
Komunitas Punk yang satu ini memang termasuk salah satu komunitas yang sangat keras. Bisa dibilang mereka sangat menutup diri dengan orang-orang lainnya, kekerasan nampaknya memang sudah menjadi bagiandari kehidupan mereka. Tidak jarang mereka juga terlibat bentrokan dengan sesama komunitas Punk yang lainnya.
Anarcho Punk juga sangat idealis dengan ideologi yang mereka anut. Ideologi yang mereka anut diantaranya, Anti Authoritarianism dan Anti Capitalist.Crass, Conflict, Flux Of Pink Indians merupakan sebagian band yang berasal dari Anarcho Punk.Crust Punk
Jika Anda berpikir bahwa Anarcho Punk merupakan komunitas Punk yang sangat brutal, maka Anda harus menyimak yang satu ini. Crust Punk sendiri sudah diklaim oleh para komunitas Punk yang lainnya sebagai komunitas Punk yang paling brutal. Para penganut dari faham ini biasa disebut dengan Crusties. Para Crusties tersebut sering melakukan berbagai macam pemberontakan dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Musik yang mereka mainkan merupakan penggabungan dari musik Anarcho Punk dengan Heavy Metal. Para Crusties tersebut merupakan orang-orang yang anti sosial, mereka hanya mau bersosialisasi dengan sesama Crusties saja.

Glam Punk
Para anggota dari komunitas ini merupakan para seniman. Apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari sering mereka tuangkan sendiri dalam berbagai macam karya seni. Mereka benar-benar sangat menjauhi perselisihan dengan sesama komunitas atau pun dengan orang-orang lainnya.

Hard Core Punk
Hard Core Punk mulai berkembang pada tahun 1980an di Amerika Serikat bagian utara. Musik dengan nuansa Punk Rock dengan beat-beat yang cepat menjadi musik wajib mereka. Jiwa pemberontakan juga sangat kental dalam kehidupan mereka sehari-hari, terkadang sesama anggota pun mereka sering bermasalah.

Nazi Punk
Dari sekian banyaknya komunitas Punk, mungkin Nazi Punk ini merupakan sebuah komunitas yang benar-benar masih murni. Faham Nazi benar-benar kental mengalir di jiwa para anggotanya. Nazi Punk ini sendiri mulai  berkembang di Inggris pada tahun 1970an akhir dan dengan sangat cepat menyebar ke Amerika Serikat. Untuk musiknya sendiri, mereka menamakannya Rock Against Communism dan Hate Core.

The Oi
The Oi atau Street Punk ini biasanya terdiri dari para Hooligan yang sering membuat keonaran dimana-mana, terlebih lagi di setiap pertandingan sepak bola. Para anggotanya sendiri biasa disebut dengan nama  Skinheads. Para Skinheads ini sendiri menganut prinsip kerja keras itu wajib, jadi walaupun sering membuat  kerusuhan mereka juga masih memikirkan kelangsungan hidup mereka. Untuk urusan bermusik, para Skinheads ini lebih berani mengekspresikan musiknya tersebut dibandingakan dengan komunitas-komunitas Punk yang lainnya. Para Skinheads ini sendiri sering bermasalah dengan Anarcho Punk dan Crust Punk.

Queer Core
Komunitas Punk yang satu ini memang sangat aneh, anggotanya sendiri terdiri dari orang-orang “sakit”, yaitu para lesbian, homoseksual, biseksual dan para transexual. Walaupun terdiri dari orang-orang “sakit”, namun komunitas ini bisa menjadi bahaya jika ada yang berani mengganggu mereka. Dalam kehidupan, anggota dari komunitas ini jauh lebih tertutup dibandingkan dengan komunitas-komunitas Punk yang lainnya. Queer Core ini sendiri merupakan hasil perpecahan dari Hard Core Punk pada tahun 1985.

Riot Grrrl
Riot Grrrl ini mulai terbentuk pada tahun 1991, anggotanya ialah para wanita yang keluar dari Hard Core Punk. Anggota ini sendiri juga tidak mau bergaul selain dengan wanita. Biasanya para anggotanya sendiri berasal dari Seattle, Olympia dan Washington DC.

Scum Punk
Jika Anda tertarik dengan Punk, mungkin ini salah satu komunitas yang layak untuk diikuti. Scum Punk menamakan anggotanya dengan sebutan Straight Edge Scene. Mereka benar-benar mengutamakan kenyamanan, kebersihan, kebaikan moral dan kesehatan. Banyak anggota dari Scum Punk yang sama sekali tidak mengkonsumsi zat-zat yang dapat merusak tubuh mereka sendiri.

The Skate Punk
Skate Punk memang masih erat hubungannya dengan Hard Core Punk dalam bermusik. Komunitas ini berkembang pesat di daerah Venice Beach California. Para anggota komunitas ini biasanya sangat mencintai skate board dan surfing.

Ska Punk
Ska Pun merupakan sebuah penggabungan yang sangat menarik antara Punk dengan musik asal Jamaica yang biasa disebut reggae. Mereka juga memiliki jenis tarian tersendiri yang biasa mereka sebut dengan Skanking atau Pogo, tarian enerjik ini sangat sesuai dengan musik dari Ska Punk yang memilikibeat-beat yang sangat cepat.

Punk Fashion
Para Punkers biasanya memiliki cara berpakaian yang sangat menarik, bahkan tidak sedikit masyarakat yang bukan Punkers meniru dandanan mereka ini. Terkadang gaya para Punkers ini juga digabungkan dengan gaya berbusana saat ini yang akhirnya malah merusak citra dari para Punkers itu sendiri. Untuk pakaiannya sendiri, jaket kulit dan celana kulit menjadi salah satu andalan mereka, namun ada juga Punkers yang menggunakan celana jeans yang sangat ketat dan dipadukan dengan kaos-kaos yang bertuliskan nama-nama band mereka atau kritikan terhadap pemerintah. Untuk rambut biasanya gaya spike atau mohawk menjadi andalan mereka. Untuk gaya rambut ini banyak orangorang biasa yang mengikutinya karena memang sangat menarik, namun terkadang malah menimbulkan kesan tanggung. Body piercing, rantai dan gelang spike menjadi salah satu yang wajib mereka kenakan. Untuk sepatu, selain boots tinggi, para Punkers juga biasa menggunakan sneakers namun hanya sneakers dari Converse yang mereka kenakan.

Gaya para punkers tersebut nampaknya semakin marak dikenakan akhir-akhir ini, jika begitu mungkin Anda setuju dengan ungkapan PUNK NOT DEAD.!!